Apa Itu Perusahaan Sekuritas? Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya
- account_circle rafay
- calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
- visibility 24
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bagi seseorang yang ingin mulai membeli saham di pasar modal Indonesia, salah satu istilah yang wajib dipahami adalah perusahaan sekuritas. Banyak pemula mengira bahwa saham dibeli langsung dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Padahal, investor membutuhkan perantara berupa perusahaan sekuritas untuk melakukan transaksi saham di bursa.
Perusahaan sekuritas memiliki peran penting dalam ekosistem pasar modal. Selain membantu investor melakukan transaksi jual beli saham, perusahaan sekuritas juga dapat menyediakan berbagai layanan seperti riset, informasi pasar, analisis saham, serta fasilitas perdagangan melalui aplikasi.
Memahami perusahaan sekuritas menjadi langkah penting sebelum seseorang membuka rekening saham dan mulai berinvestasi.
Apa Itu Perusahaan Sekuritas?
Perusahaan sekuritas atau Perusahaan Efek adalah perusahaan yang memiliki izin untuk menjalankan kegiatan usaha di pasar modal sesuai ketentuan regulator.
Dalam konteks transaksi saham, perusahaan sekuritas berperan sebagai perantara pedagang efek. Investor menggunakan layanan perusahaan tersebut untuk memasukkan order beli atau jual ke pasar.
Dengan demikian, alur sederhananya dapat digambarkan:
Investor → Perusahaan Sekuritas → Bursa Efek Indonesia → Pasar
Investor tidak memasukkan order langsung ke BEI sebagai individu. Order tersebut disampaikan melalui sistem perdagangan milik perusahaan sekuritas yang kemudian meneruskannya ke sistem bursa sesuai mekanisme yang berlaku.
Fungsi Utama Perusahaan Sekuritas
1. Sebagai Perantara Perdagangan Saham
Fungsi yang paling dikenal adalah menyediakan fasilitas bagi investor untuk melakukan transaksi saham.
Investor dapat memasukkan order melalui aplikasi atau platform perdagangan. Order tersebut kemudian diteruskan ke sistem perdagangan bursa.
Ketika terdapat order beli dan jual yang sesuai, transaksi dapat terjadi berdasarkan mekanisme perdagangan yang berlaku.
2. Menyediakan Platform Trading
Saat ini sebagian besar perusahaan sekuritas menyediakan aplikasi untuk smartphone maupun platform berbasis web atau desktop.
Melalui aplikasi tersebut, investor biasanya dapat:
- Melihat harga saham.
- Melihat bid dan offer.
- Membeli saham.
- Menjual saham.
- Melihat portofolio.
- Memantau transaksi.
- Melihat informasi perusahaan.
- Melakukan deposit dan mengelola dana sesuai fasilitas yang tersedia.
Fitur yang tersedia berbeda-beda pada setiap perusahaan sekuritas.
3. Membantu Pembukaan Rekening Investasi
Sebelum membeli saham, investor perlu memiliki rekening yang diperlukan untuk melakukan transaksi.
Perusahaan sekuritas membantu proses administrasi pembukaan rekening, termasuk proses yang berkaitan dengan Rekening Efek, Sub Rekening Efek (SRE), RDN, dan SID sesuai mekanisme yang berlaku.
Saat ini proses pendaftaran pada banyak perusahaan sekuritas dapat dilakukan secara online.
4. Menyediakan Informasi dan Riset
Sebagian perusahaan sekuritas menyediakan laporan riset dan analisis pasar kepada nasabah.
Materinya dapat mencakup analisis perusahaan, laporan keuangan, kondisi industri, berita ekonomi, proyeksi pasar, hingga rekomendasi analis.
Namun, investor tetap perlu melakukan analisis sendiri dan tidak menganggap rekomendasi sebagai jaminan keuntungan.
Apa Itu RDN?
Salah satu istilah yang sering muncul ketika membuka rekening saham adalah RDN atau Rekening Dana Nasabah.
RDN digunakan sebagai rekening dana nasabah dalam aktivitas transaksi efek sesuai mekanisme yang berlaku.
Investor biasanya melakukan deposit dana ke RDN sebelum membeli saham. Ketika melakukan pembelian, dana transaksi dan biaya terkait akan diproses sesuai mekanisme penyelesaian transaksi.
RDN juga membantu memisahkan dana nasabah dari dana operasional perusahaan sekuritas sesuai ketentuan yang berlaku.
Apa Itu SID?
SID atau Single Investor Identification merupakan identitas investor di pasar modal Indonesia.
SID diterbitkan melalui KSEI dan digunakan sebagai identitas investor dalam kegiatan pasar modal.
Dengan SID, kepemilikan dan aktivitas investasi investor dapat teridentifikasi dalam sistem pasar modal sesuai ketentuan yang berlaku.
Investor juga dapat menggunakan fasilitas AKSes KSEI untuk memantau informasi kepemilikan efek dan aktivitas terkait.
Bagaimana Cara Memilih Perusahaan Sekuritas?
Pemilihan sekuritas sebaiknya tidak hanya berdasarkan iklan atau promosi.
Beberapa hal yang dapat dipertimbangkan adalah:
Legalitas
Pastikan perusahaan sekuritas memiliki izin dan status yang sesuai dari regulator.
Investor dapat melakukan pengecekan melalui sumber resmi Otoritas Jasa Keuangan dan informasi BEI.
Biaya Transaksi
Setiap perusahaan sekuritas dapat memiliki struktur biaya transaksi yang berbeda.
Investor perlu memperhatikan biaya beli, biaya jual, dan biaya lainnya yang mungkin dikenakan.
Selisih biaya yang terlihat kecil dapat menjadi penting bagi investor atau trader yang sering melakukan transaksi.
Kualitas Aplikasi
Aplikasi merupakan alat utama investor untuk melakukan transaksi.
Perhatikan stabilitas aplikasi, kecepatan eksekusi, kemudahan penggunaan, chart, data pasar, notifikasi, dan fitur lainnya.
Layanan Pelanggan
Dukungan pelanggan juga penting, terutama ketika terjadi masalah dengan akun, transaksi, deposit, atau aplikasi.
Fitur Riset
Investor yang membutuhkan informasi analisis dapat mempertimbangkan sekuritas yang menyediakan riset pasar dan laporan perusahaan.
Apakah Semua Sekuritas Sama?
Tidak. Setiap perusahaan sekuritas memiliki karakteristik dan layanan yang berbeda.
Ada sekuritas yang fokus pada investor ritel, ada yang menawarkan layanan lebih lengkap untuk investor aktif, dan ada pula yang memiliki fasilitas untuk kebutuhan institusional.
Perbedaan dapat terlihat dari aplikasi, biaya transaksi, minimum deposit, fitur analisis, layanan riset, dukungan pelanggan, dan berbagai fasilitas lainnya.
Karena itu, investor sebaiknya memilih berdasarkan kebutuhan pribadi.
Perusahaan Sekuritas Bukan Penjamin Keuntungan
Hal penting yang harus dipahami adalah perusahaan sekuritas bukan pihak yang menjamin keuntungan investasi.
Sekuritas menyediakan sarana dan layanan untuk melakukan transaksi. Keputusan membeli atau menjual saham tetap berada pada investor, kecuali layanan tertentu yang memang memiliki karakteristik berbeda dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Harga saham dapat naik maupun turun. Bahkan saham perusahaan yang fundamentalnya baik tetap dapat mengalami penurunan harga dalam kondisi pasar tertentu.
Perbedaan Sekuritas dan Bursa Efek
Keduanya memiliki fungsi yang berbeda.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyediakan dan menyelenggarakan sistem perdagangan efek.
Sementara perusahaan sekuritas menjadi perantara yang menyediakan layanan kepada investor untuk memasukkan order ke pasar.
Contoh sederhananya:
Investor ingin membeli saham → Login aplikasi sekuritas → Memasukkan order → Order diteruskan ke bursa → Order bertemu dengan penjual → Transaksi terjadi.
Dengan memahami alur tersebut, investor pemula akan lebih mudah memahami bagaimana transaksi saham sebenarnya berlangsung.
Kesimpulan
Perusahaan sekuritas adalah salah satu bagian penting dari ekosistem pasar modal yang membantu investor melakukan transaksi efek melalui fasilitas yang disediakan.
Bagi investor saham pemula, perusahaan sekuritas menjadi pintu masuk untuk membuka rekening investasi, menyimpan dan mengelola dana melalui mekanisme RDN, melihat informasi pasar, serta melakukan order beli dan jual saham.
Sebelum memilih sekuritas, investor sebaiknya memperhatikan legalitas, biaya transaksi, kualitas aplikasi, layanan pelanggan, fitur riset, keamanan, dan kebutuhan investasi pribadi.
Yang tidak kalah penting, investor harus memahami bahwa perusahaan sekuritas hanya menyediakan sarana dan layanan perdagangan. Keuntungan investasi tidak pernah dijamin, sehingga keputusan investasi tetap harus dilakukan berdasarkan analisis, tujuan, dan kemampuan menanggung risiko.
- Penulis: rafay

Saat ini belum ada komentar