Artikel Terbaru
light_mode
Trending Tags
Beranda » Networking » Perbedaan Switch dan Hub: Fungsi, Cara Kerja, dan Kelebihannya

Perbedaan Switch dan Hub: Fungsi, Cara Kerja, dan Kelebihannya

  • account_circle AL
  • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam jaringan komputer, terdapat berbagai perangkat yang digunakan untuk menghubungkan komputer dan perangkat lainnya. Dua perangkat yang memiliki fungsi dasar serupa adalah switch dan hub. Keduanya dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa perangkat dalam jaringan lokal, tetapi cara kerja dan kemampuan keduanya sangat berbeda.

Hub merupakan teknologi jaringan yang lebih lama dan saat ini sudah semakin jarang digunakan pada jaringan modern. Sementara itu, switch menjadi perangkat standar yang umum digunakan pada jaringan Ethernet modern karena lebih efisien dan memiliki berbagai fitur tambahan.

Memahami perbedaan switch dan hub penting bagi siapa saja yang sedang mempelajari dasar-dasar networking.

Apa Itu Hub?

Hub adalah perangkat jaringan yang bekerja terutama pada Physical Layer (Layer 1) dan meneruskan sinyal yang diterima ke port-port lainnya.

Hub tidak memiliki kemampuan untuk mempelajari MAC Address atau menentukan port mana yang menjadi tujuan sebuah frame.

Sebagai contoh, jika terdapat empat komputer yang terhubung ke sebuah hub dan komputer A mengirimkan data kepada komputer B, sinyal tersebut akan diteruskan ke port komputer C dan D juga.

Setiap perangkat yang menerima frame kemudian akan memeriksa apakah data tersebut ditujukan kepadanya.

Cara kerja seperti ini membuat penggunaan jaringan menjadi kurang efisien ketika jumlah perangkat semakin banyak.

Apa Itu Switch?

Switch adalah perangkat jaringan yang umumnya bekerja pada Data Link Layer (Layer 2) dan meneruskan frame berdasarkan MAC Address.

Switch dapat mempelajari MAC Address perangkat yang terhubung ke setiap port. Informasi tersebut disimpan dalam MAC Address Table.

Ketika sebuah frame masuk, switch membaca MAC Address tujuan dan mencari informasi tersebut pada tabel.

Jika lokasi tujuan diketahui, frame dapat diteruskan hanya ke port yang sesuai.

Perbedaan Utama Switch dan Hub

1. Cara Kerja

Perbedaan paling mendasar terletak pada cara kerja.

Hub meneruskan sinyal atau frame ke semua port lainnya tanpa menentukan perangkat tujuan.

Switch mempelajari MAC Address dan dapat meneruskan frame hanya ke port yang menuju perangkat tujuan.

Karena itu, switch lebih efisien dalam mengelola lalu lintas jaringan.

2. Layer OSI

Hub bekerja pada Layer 1 atau Physical Layer.

Hub tidak memahami MAC Address maupun informasi frame secara aktif. Perangkat ini hanya meneruskan sinyal.

Switch umumnya bekerja pada Layer 2 atau Data Link Layer. Switch Layer 3 bahkan dapat melakukan fungsi routing berdasarkan IP Address.

3. MAC Address

Hub tidak memiliki MAC Address Table.

Switch memiliki MAC Address Table yang digunakan untuk mengetahui perangkat mana yang berada pada port tertentu.

Kemampuan ini memungkinkan switch membuat keputusan forwarding yang lebih efisien.

4. Collision Domain

Pada hub, semua perangkat yang terhubung berada dalam satu collision domain.

Artinya, jika dua perangkat mengirimkan data secara bersamaan pada media bersama, dapat terjadi collision.

Pada switch modern, setiap port umumnya menjadi collision domain tersendiri ketika menggunakan koneksi full-duplex. Hal ini membuat collision tidak menjadi masalah seperti pada jaringan berbasis hub.

5. Performa Jaringan

Hub biasanya memberikan performa yang lebih rendah karena semua trafik diteruskan ke seluruh port.

Switch lebih efisien karena frame dapat diarahkan hanya ke port yang diperlukan.

Switch juga tersedia dengan berbagai kecepatan, seperti Fast Ethernet, Gigabit Ethernet, 10 Gigabit Ethernet, hingga kecepatan yang jauh lebih tinggi untuk kebutuhan data center.

6. Full-Duplex

Hub pada dasarnya menggunakan komunikasi berbasis shared medium dan tidak mendukung full-duplex seperti switch modern.

Switch mendukung full-duplex pada koneksi Ethernet yang sesuai sehingga perangkat dapat mengirim dan menerima data secara bersamaan.

Hal ini meningkatkan efisiensi penggunaan koneksi jaringan.

7. Keamanan

Hub memiliki kemampuan keamanan yang sangat terbatas karena trafik diteruskan ke banyak port.

Pada jaringan switch, frame unicast yang diketahui dapat dikirim hanya ke port tujuan sehingga perangkat lain tidak menerima frame tersebut pada kondisi normal.

Managed switch juga menyediakan fitur keamanan tambahan seperti port security, 802.1X, DHCP snooping, VLAN, dan storm control, tergantung model.

Namun, switch bukan berarti otomatis membuat jaringan sepenuhnya aman.

8. VLAN

Hub tidak mendukung VLAN karena bekerja pada Layer 1.

Managed switch dapat mendukung VLAN sehingga jaringan fisik dapat dibagi menjadi beberapa jaringan logis.

Contohnya:

  • VLAN 10 untuk administrasi.
  • VLAN 20 untuk keuangan.
  • VLAN 30 untuk tamu.
  • VLAN 40 untuk CCTV.

Fitur VLAN sangat penting pada jaringan perusahaan karena membantu segmentasi dan pengelolaan trafik.

Tabel Perbandingan Switch dan Hub

Fitur Hub Switch
Layer OSI Layer 1 Umumnya Layer 2
MAC Address Table Tidak ada Ada
Forwarding Ke banyak port Ke port tujuan jika diketahui
Collision Domain Satu Umumnya satu per port
Full-Duplex Tidak seperti switch modern Ya
VLAN Tidak Managed switch mendukung
Performa Lebih rendah Lebih tinggi
Keamanan Sangat terbatas Lebih banyak fitur
Penggunaan Modern Jarang Sangat umum

Apakah Hub Masih Digunakan?

Dalam jaringan Ethernet modern, hub sudah sangat jarang digunakan. Teknologi switch menawarkan efisiensi dan fitur yang jauh lebih baik dengan harga yang relatif terjangkau.

Hub mungkin masih ditemukan pada lingkungan lama, perangkat pembelajaran tertentu, atau kebutuhan khusus untuk memahami dan menganalisis trafik jaringan.

Namun, untuk pembangunan jaringan baru, switch merupakan pilihan yang jauh lebih umum dan sesuai.

Contoh Sederhana

Bayangkan terdapat empat komputer yang terhubung ke satu perangkat.

Jika menggunakan hub, ketika komputer A mengirim data kepada komputer B, sinyal akan diteruskan ke komputer B, C, dan D.

Komputer C dan D tetap menerima sinyal tersebut meskipun bukan tujuan akhirnya.

Jika menggunakan switch dan switch sudah mengetahui lokasi komputer B, frame dapat diteruskan hanya ke port komputer B.

Dengan demikian, trafik jaringan menjadi lebih terarah.

Kesimpulan

Switch dan hub sama-sama dapat digunakan untuk menghubungkan perangkat dalam jaringan lokal, tetapi cara kerja keduanya sangat berbeda.

Hub bekerja pada Physical Layer dan meneruskan sinyal ke banyak port, sedangkan switch umumnya bekerja pada Data Link Layer dan menggunakan MAC Address untuk menentukan port tujuan.

Switch memiliki berbagai keunggulan seperti forwarding yang lebih efisien, full-duplex, collision domain yang lebih terisolasi, VLAN, keamanan, monitoring, dan berbagai fitur manajemen jaringan.

Karena alasan tersebut, switch menjadi perangkat yang jauh lebih umum digunakan dalam jaringan Ethernet modern dibandingkan hub.

Memahami perbedaan keduanya akan membantu kita memahami konsep dasar jaringan seperti MAC Address, frame, collision domain, VLAN, switching, dan desain LAN.

  • Penulis: AL

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Menggunakan Timeframe di Chart untuk Analisa Teknikal Saham

    Cara Menggunakan Timeframe di Chart untuk Analisa Teknikal Saham

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2026
    • account_circle rafay
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Dalam trading saham, memahami cara menggunakan timeframe di chart merupakan salah satu keterampilan penting yang perlu dikuasai oleh trader pemula. Timeframe membantu trader melihat pergerakan harga saham berdasarkan periode waktu tertentu, mulai dari hitungan menit hingga harian, mingguan, bahkan bulanan. Pemilihan timeframe yang tepat dapat membantu trader mengidentifikasi tren, mencari peluang entry, menentukan target keuntungan, […]

  • Tips Memilih Access Point: Panduan Menentukan AP yang Tepat

    Tips Memilih Access Point: Panduan Menentukan AP yang Tepat

    • calendar_month Minggu, 25 Okt 2026
    • account_circle rafay
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Access Point (AP) merupakan perangkat penting dalam membangun jaringan wireless. Perangkat ini memungkinkan laptop, smartphone, tablet, printer wireless, kamera IP, dan perangkat IoT terhubung ke jaringan melalui Wi-Fi. Saat ini tersedia berbagai jenis Access Point dengan spesifikasi dan harga yang berbeda. Ada AP untuk rumah, kantor, sekolah, hotel, area outdoor, hingga jaringan enterprise dengan ratusan […]

  • Single Candlestick Marubozu: Pengertian, Jenis, dan Cara Membacanya dalam Trading Saham

    Single Candlestick Marubozu: Pengertian, Jenis, dan Cara Membacanya dalam Trading Saham

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2026
    • account_circle rafay
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Dalam analisa teknikal saham, candlestick merupakan salah satu alat yang digunakan untuk memahami pergerakan harga dan perilaku pelaku pasar. Setiap bentuk candle memiliki karakteristik yang dapat memberikan petunjuk mengenai tekanan beli maupun jual. Salah satu pola yang menarik untuk dipelajari adalah Marubozu. Marubozu termasuk pola single candlestick, yaitu pola yang terbentuk hanya dari satu candle. […]

  • VLAN Translate: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh Penerapannya

    VLAN Translate: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh Penerapannya

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle AL
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Dalam jaringan komputer, VLAN (Virtual Local Area Network) digunakan untuk membagi jaringan fisik menjadi beberapa jaringan logis. Setiap VLAN memiliki identitas berupa VLAN ID yang digunakan untuk mengelompokkan trafik jaringan. Namun, dalam kondisi tertentu, dua jaringan dapat menggunakan VLAN ID yang berbeda meskipun membutuhkan komunikasi melalui infrastruktur yang sama. Untuk menangani kebutuhan tersebut, beberapa perangkat […]

  • Sejarah Analisa Teknikal: Dari Candlestick Jepang hingga Trading Modern

    Sejarah Analisa Teknikal: Dari Candlestick Jepang hingga Trading Modern

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2026
    • account_circle rafay
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Analisa teknikal merupakan salah satu metode yang banyak digunakan oleh trader dan investor untuk mempelajari pergerakan harga saham, forex, komoditas, dan berbagai instrumen keuangan lainnya. Dengan menggunakan grafik harga, volume transaksi, serta indikator tertentu, analisa teknikal membantu pelaku pasar mengidentifikasi tren dan menyusun strategi transaksi. Namun, tahukah Anda bahwa analisa teknikal telah berkembang selama ratusan […]

  • Bursa Efek Indonesia: Pengertian, Fungsi, Peran, dan Cara Kerjanya

    Bursa Efek Indonesia: Pengertian, Fungsi, Peran, dan Cara Kerjanya

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle rafay
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Bagi masyarakat yang mulai mengenal dunia investasi, istilah Bursa Efek Indonesia (BEI) atau Indonesia Stock Exchange (IDX) tentu sudah tidak asing. BEI merupakan bagian penting dari sistem pasar modal Indonesia yang menjadi tempat berlangsungnya perdagangan berbagai efek secara teratur. Melalui BEI, investor dapat melakukan transaksi efek melalui perusahaan sekuritas atau anggota bursa, sementara perusahaan dapat […]

expand_less